Featured Content Slider by WOWSlider.com v5.2

Pangkas Biaya Logistik, Angkutan Kargo Harus Seimbang



SOLO - Menyeimbangkan jumlah angkutan kargo (komoditas) antara wilayah depan dan wilayah dalam merupakan solusi dari permasalahan tingginya biaya logistik nasional.


Kasubdit Pengembangan Sistem dan Informasi Angkutan Laut Ditjen Hubungan Laut Kemenhub Atik Sewaka menyebutkan, melalui pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah depan dengan secara progresif, kebijakan pembangunan wilayah harus berbeda dan lebih atraktif.


"Peran armada niaga nasional fungsinya sebagai penunjang pembangunan perekonomian nasional, maupun sebagai perangsang pertumbuhan ekonomi wilayah setempat," kata dia kepada wartawan saat acara Lokakarya Wartawan Perhubungan di Novotel Solo, Jawa Tengah, Jumat (14/6/2013).


Selain itu, Atik menjelaskan, pentingnya ekonomi maritim bagi Indonesia dikarenakan pergeseran pusat ekonomi dunia dari poros Atlantika ke poros Asia. Di mana dengan 70 persen perdagangan dunia berlangsung di kawasan Asia Pasifik dengan 75 persen dari seluruh produk  yang diperdagangkan melalui transportasi laut.


Lanjut Atik, dia mengungkapkan, satu dari tiga strategi utama yang diusung adalah memperkuat konektivitas nasional, melalui konektivitas inter dan antar pusat pertumbuhan dalam koridor ekonomi, konektivitas antarkoridor atau pulau dan konektivitas internasional (gate perdagangan dan wisatawan).


"Tujuannya, meningkatkan Indonesia menjadi negara maju dan merupakan 10 besar dunia di tahun 2025 dan enam besar dunia pada 2050 melalui pertumbuhan ekonomi yang tinggi inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan," tutupnya. (Wdi)


Post by okezone.com